SINTANG (Kalbar), Tuahnews.com Informasi kembali diterima oleh media ini pada hari Sabtu siang (03/08/2024), berdasarkan informasi dari masyarakat setempat bahwa diduga beberapa pangkalan gas di Sintang lebih banyak menyalurkan gas Elpiji 3 kilogram ke toko-toko dan warung-warung hingga masyarakat golongan ekonomi ke bawah tidak mendapatkan jatah gas tersebut.
Informasi yang diterima dari seorang pengusaha pangkalan gas Elpiji 3 kilogram tersebut bahwa pangkalannya mendapatkan gas Elpiji 3 kilogram tersebut dari Agen gas Elpiji 3 kilogram dibeberapa tempat.
“Gas ini saya dapat dari agen warga pun tetap dibagi. Mungkin Abang tahu lah bukan saya yang jual mahal. Sudah rata-rata semua begitu, saya pun tidak bisa juga ngomong yang penting bisa bayar anak buah yang kerja kami setiap hari tetap layani masyarakat bang,” ungkapnya kepada media ini pada hari Sabtu siang (03/08/2024), melalui chatt WhatsApp.
Dirinya mengakui, pangkalan gas Elpiji miliknya selalu ada gas Elpiji 3 kilogram, dan ini tetap dibagi cuma dbatasi. Untuk UKM dibagi 5 buah gas Elpiji.
“Terkait Peraturan ya bang pertaminanya 20 persen untuk UKM 80 persen untuk warga rumah tangga,” ungkapnya singkat.
Awak media sempat menanyakan berapa harga agen gas yang diberikan ke pihak pangkalan akan tetapi pihak pangkalan enggan berkomentar.
Senada dengan ini juga, Tokoh Pemuda Melayu Sintang Dedi Suripto sesalkan bahwa ini semua ada permainan Agen-Agen Gas di Sintang yang menyuplai jatah ke pangkalan dengan harga tinggi diatas harga normal.
“Saya menyesalkan Kelangkaan Gas Elpiji 3 kilogram diakibat adanya dugaan penyimpangan oleh oknum-oknum tertentu,” tegasnya singkat pada hari Senin pagi (05/08/2024).
Sampai berita ini diterbitkan oleh redaksi, awak media ini tetap terus melakukan konfirmasi kepada Pemkab Sintang dalam hal ini Dinas terkait.
Penulis : Bostang
Publisher : Redaksi




