SINTANG (Kalbar), Tuahnewsupdate.com Melalui pidatonya dalam Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang ke XII Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menanggapi maraknya aktifitas PETI yang sangat meresahkan masyarakat Kabupaten Sintang dikarenakan telah menimbulkan pencemaran sungai yang menyebabkan lingkungan yang tidak sehat.

Bupati Sintang Bala melalui video singkat di Tiktok dan YouTube mengatakan bahwa dirinya tidak punya hak untuk melarang orang kerja emas dikarenakan faktor ekonomi yang sangat susah sekarang ini.

“Kami di Sintang ini banyak yang bilang orang kerja emas. Mereka bilang ngapa Pak Bupati nggak ngelarang orang kerja emas? Saya bilang Bupati tidak diberi hak untuk mengizinkan orang kerja emas. Bagaimana saya merampas hak untuk melarang? Jadi itu kendala dan itu dilema,” ungkapnya pada pidato pembukaan gawai Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang hari Rabu kemarin 16 Juli 2025.

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala juga menambahkan, dirinya mengatakan dihadapan Wakil Gubernur Kalbar sebagai tamu undangan Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang bahwa kalau tidak ada kerja emas bahwa usaha-usaha yang ada princess itu pasti belum dibuka sudah ditutup

“Kalau mengharap yang kerja noreh dak mampu. Ngarap yang kerja dodos itu nggak laku. Jadi kalau ada yang mendengar kami kerja itu tolong tutup mata, tolong dipahami. Tuhan menaruh emas dalam tanah, kalau ditaruh didahanpun kami tutoh. Jadi itu situasi bukan kami berarti mau merusak alam. Itulah situasi kami, karena saya pak Wagub bahwa saya dari tahun 90 an sudah penjaga sedot yang bagus,” ucapnya singkat.

Penulis : Bostang Hutagaol

Editor : Birong Hutagaol