SINTANG (Kalbar), Informasi kembali diterima oleh media ini pada hari Kamis pagi (12/09/2024), bahwa adanya dugaan Pangkalan Gas milik Boceng yang mensuplai Gas Elpiji dari PT. Sepauk Indah diduga menjual harga gas Elpiji 3 kilogram ke salah satu pangkalan yang ditemukan menjual diatas harga HET mencapai RP. 30.000 keatas.

Ini diakibatkan lonjakan dan tinggi harga gas yg di jual oleh pangkalan ke masyarakat dan seperti simalakama pangkalan menjualnya lagi. Salah satu pangkalan yang tidak mau disebutkan merasa keberatan sebenarnya, akan tetapi mau tidak mau harus menerima dan mengikuti arahan Agen mekanismenya.

“Karena kalau tidak disetujui harga seperti itu jatah kami tidak diantar. Untuk itu meminta Pertamina bagian SPBE agar segera bertindak untuk mengecek Pemilik Pangkalan ini dan di telusuri bahwa dapat suplai dari Agen PT. Sepauk Indah yang dimiliki Haji Awi yang di urus oleh anaknya Doni sangat merugikan masyarakat Sintang,” ungkapnya dengan nada kesal.

Senada dengan ini juga, salah seorang warga Imam Bonjol juga sesalkan bahwa ini semua ada permainan Agen-Agen Gas di Sintang yang menyuplai jatah ke pangkalan dengan harga tinggi diatas harga normal.

“Saya menyesalkan Kelangkaan Gas Elpiji 3 kilogram juga diakibatkan adanya dugaan penyimpangan oleh oknum-oknum tertentu,” tegasnya singkat.

Sampai berita ini diterbitkan oleh redaksi, awak media ini tetap terus melakukan konfirmasi kepada Pemkab Sintang dalam hal ini Dinas terkait. (Tim)