SINTANG (Kalbar), Tuahnewsupdate.com Wakil Ketua DPRD Sintang sekaligus Ketua DPC PDIP Sintang, Yohanes Rumpak, meminta pihak PLN memberikan penjelasan yang terbuka kepada masyarakat terkait seringnya terjadi pemadaman listrik dalam beberapa waktu terakhir.
Menurut Yohanes, kondisi tersebut berbeda dengan situasi sebelumnya, di mana pemadaman listrik jarang terjadi. Karena itu, masyarakat berhak mengetahui penyebab utama gangguan pasokan listrik yang kini kerap berlangsung.
“Saya berharap PLN menjelaskan kepada masyarakat mengapa akhir-akhir ini sering terjadi pemadaman. Sudah cukup lama kita tidak mengalami kondisi seperti sekarang,” ujarnya pada hari Jum’at 3 Juli 2026.
Dirinya mempertanyakan apakah pemadaman disebabkan oleh kekurangan bahan baku pembangkit, seperti batu bara atau BBM, atau justru karena keterbatasan kapasitas pembangkit maupun adanya kerusakan pada salah satu unit PLTU.
“Kalau memang ada kekurangan kapasitas, penyebabnya apa? Apakah ada satu titik PLTU yang mengalami kerusakan atau memang bahan bakunya yang kurang? Hal seperti ini perlu dijelaskan kepada masyarakat,” katanya.
Yohanes juga mendesak agar PLN segera mengatasi persoalan tersebut sehingga pemadaman tidak terus berulang. Menurutnya, gangguan listrik berkepanjangan akan berdampak luas, terutama terhadap dunia usaha dan aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Pemadaman terus-menerus tentu akan merugikan dunia usaha. Selain itu, saat ini rumah tangga juga sangat bergantung pada listrik, mulai dari kebutuhan air hingga memasak. Hampir seluruh aktivitas masyarakat bergantung pada listrik,” tuturnya.
Selain meminta percepatan penanganan, Yohanes menekankan pentingnya transparansi jadwal pemadaman agar masyarakat dapat melakukan antisipasi.
Ia berharap PLN menyampaikan informasi mengenai wilayah yang terdampak, waktu pelaksanaan pemadaman, serta durasinya secara jelas kepada publik.
“Jadwal pemadaman harus disampaikan kepada masyarakat supaya bisa diantisipasi. Informasi mengenai lokasi, jam pemadaman, dan jadwalnya sebaiknya sudah diketahui tiga sampai lima hari sebelum pemadaman dilakukan,” tegasnya.
Yohanes pun meminta PLN bekerja keras agar persoalan tersebut segera diselesaikan. Menurutnya, masyarakat tidak bisa terus-menerus menghadapi kondisi pemadaman listrik yang berkepanjangan.
“Kita tidak bisa berlama-lama dengan kondisi seperti sekarang. Saya berharap PLN segera mengatasi persoalan ini demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
Sumber : Kapuasraya.id
Editor : Birong Hutagaol




