PONTIANAK (Kalbar), Tuahnewsupdate.com Seorang nasabah di Kota Pontianak merasa kecewa atas pelayanan buruk dari BCA Finance Jalan Perdana Pontianak. Kronologisnya, bulan Maret 2025 dirinya mengajukan kredit mobil Innova bekas dengan tenor selama 5 tahun dengan angsuran sebesar ± 7 juta per bulan.
Karena situasi ekonomi yang kurang baik, pada bulan Agustus 2025 dirinya menawarkan take over mobil tersebut ke seorang kenalan. Dirinya melaporkan ke BCA Finance Jalan Perdana Pontianak untuk proses take over mobil tersebut, menurut counter sales berdasarkan aturan perusahaan belum bisa diproses karena harus menunggu minimal 1 tahun dari tenor pengajuan kredit.
“Pada awal bulan Juli 2025, saya mengajukan kembali ke BCA Finance Jl. Perdana Pontianak untuk proses take over (TO) mobil tersebut karena telah saya angsur selama 17 (tuuh belas) bulan dan sudah melebihi masa kredit yang disyaratkan. Karena kenalan saya sudah usia lanjut, maka diproseslah memakai nama anaknya. Setelah diserahkan KTP dan dilakukan BI checking hasilnya bersih dan dapat menjadi pihak yang menerima take over mobil tersebut dan saya diminta untuk tandatangan persetujuan proses take overnya,” ungkapnya.
Yang menjadi masalah lanjutnya, sampai saaat ini proses take over tersebut tidak kunjung usai. Sekitar 1 bulan yang lalu, dirinya datang ke kantor BCA Finance Jalan Perdana Pontianak, menurut counter sales (CS), berkasnya belum lengkap.
“Akhirnya saya hubungi kenalan saya tersebut, katanya berkas sudah lengkap tinggal menunggu foto usaha catering anaknya karena tidak memiliki slip gaji dengan janji besok akan disampaikan ke counter sales. Minggu berikutnya, saya datang lagi ke kantor BCA Finance Jalan Perdana Pontianak menurut counter sales (CS) berkas sudah lengkap dan sedang diajukan proses persetujuan ke pihak kantor pusat Jakarta,” ungkapnya lagi.
Terakhir jum’at pagi tadi lanjutnya, dirinya kembali datang ke kantor BCA Finance Jalan Perdana Pontianak, menurut counter sales berkas tersebut belum mendapat persetujuan dari kantor pusat Jakarta. Dirinya ingin menghadap Pimpinan atau Manajernya, ditolak dengan alasan sedang tidak berada ditempat.
“Padahal saya hanya minta agar proses take over mobil tersebut segera selesai, karena saya sedang mengajukan pinjaman kredit ke pihak bank, belum dapat diproses karena setelah dilakukan BI checking masih ada kredit di BCA Finance Jl. Perdana Pontianak. Saya berkali-kali minta dikeluarkan Surat Keterangan dalam proses take over untuk diserahkan kepada pihak bank tetapi tidak juga diberikan,” tambahnya.
Yang menjadi pertanyaan lanjutnya, apakah memang selama itu proses take over kendaraan di BCA Finance Jalan Perdana Pontianak?
“Sudah sekitar 1 saya ajukan, tetapi tidak kunjung selesai prosesnya. Kenapa dulu, pada saat awal pengajuan kredit bisa segera diproses dan disetujui dalam waktu 1 (satu) minggu. Apakah tidak ada upaya dari BCA Finance Jalan Perdana Pontianak untuk menghubungi dan meminta mempercepat proses take over tersebut ke kantor pusat Jakarta? Kenapa saat saya ingin menemui Pimpinan atau Manajer, dari pihak security dan counter sales tidak mengijinkan. Kenapa BCA Finance Jalan Perdana Pontianak sulit untuk menerbit Surat Keterangan dalam proses take over, padahal jelas-jelas kredit tersebut sedang diproses tinggal menunggu persetujuan kantor pusat Jakarta,” ungkapnya dengan nada kecewa.
Lanjutnya, dirinya merasa kecewa dengan pelayanan BCA Finance Jalan Perdana Pontianak, karena bertele-tele dan lambat dalam proses take overnya.
“Kalau pengajuan kredit, bisa dipercepat. Kalau ada keterlambatan angsuran, kita mendapat denda, begitu minta Surat Keterangan saja, tidak juga diberikan,” ungkapnya lagi.
Dirinya berharap pihak Pimpinan atau Manajer BCA Finance Jalan Perdana Pontianak dapat segera merespon keluhannya ini.
“Kepada para calon nasabah BCA Finance Jalan Perdana Pontianak untuk dapat menjadikan pengalaman saya ini sebagai pelajaran apabila berencana ingin mengajukan kredit kendaraan agar mempertimbangkan ke pihak finance atau leasing yang lain, dan kepada admin yang telah bersedia membantu dan mengijinkan postingan saya ini diucapkan banyak terima kasih,” tutupnya.
Sumber : Medsos
Editor : Birong Hutagaol




